Minggu, 22 Desember 2013

I B U

Dalam sepi ini ku teringat, akan wajahmu
Wajahmu dulu yang berparas cantik, penuh kasih, penuh cinta, penuh kehangatan..
Yang dulu diwaktu aku kecil, engkau selalu menimangku, menciumku, menyayangiku dengan setulus hatimu
Tak pernah engkau merasa lelah, merasa sukar , merasa bosan dengan segala ocehan-ocehan dan tangisanku
Selalu tersenyum dengan apapun tingkah konyol dan nakal yang pernah aku lakukan…

Hingga ku beranjak Dewasa …
Canda tawa, suka duka kita lalui bersama
Bercerita tentang mimpi-mimpi indah yang akan kuraih
Disaat ku merasa sedih, kau berikan nasehat-nasehat terbaikmu
Kau beriku pelukan terhangat, yang membuat aku merasa nyaman, dan selalu ingin merasakannya lagi…

Sejenak ku tersenyum, menitihkan air mata
Lalu apa yang aku lihat sekarang ???
Ibu ibu…
Kau terbaring lemah tiada berdaya, tidak bersuara, tiada satu kata pun terlontar dari bibirmu…
Air mataku pun, kau balas dengan pandangan sedih, dan seiring engkau tersenyum lembut memandangiku
Mengapa kau memandangiku begitu dalam, hingga perih aku rasakan

Ibu apa yang terjadi ibu ???
Apa yang engkau rasakan ibu ???
Aku mohon ibu, jangaaan…
Jangan ibuuuu..
Ooh ibu...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar