Dalam sepi ini ku
teringat, akan wajahmu
Wajahmu dulu yang
berparas cantik, penuh kasih, penuh cinta, penuh kehangatan..
Yang dulu diwaktu aku
kecil, engkau selalu menimangku, menciumku, menyayangiku dengan setulus hatimu
Tak pernah engkau merasa
lelah, merasa sukar , merasa bosan dengan segala ocehan-ocehan dan tangisanku
Selalu tersenyum dengan
apapun tingkah konyol dan nakal yang pernah aku lakukan…
Hingga ku beranjak
Dewasa …
Canda tawa, suka duka
kita lalui bersama
Bercerita tentang
mimpi-mimpi indah yang akan kuraih
Disaat ku merasa sedih,
kau berikan nasehat-nasehat terbaikmu
Kau beriku pelukan
terhangat, yang membuat aku merasa nyaman, dan selalu ingin merasakannya lagi…
Sejenak ku tersenyum,
menitihkan air mata
Lalu apa yang aku lihat
sekarang ???
Ibu ibu…
Kau terbaring lemah
tiada berdaya, tidak bersuara, tiada satu kata pun terlontar dari bibirmu…
Air mataku pun, kau
balas dengan pandangan sedih, dan seiring engkau tersenyum lembut memandangiku
Mengapa kau memandangiku
begitu dalam, hingga perih aku rasakan
Ibu apa yang terjadi ibu
???
Apa yang engkau rasakan
ibu ???
Aku mohon ibu, jangaaan…
Jangan ibuuuu..
Ooh ibu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar