2013, Inilah tahun
dimana aku lebih sering mengeluarkan tangis dibanding tawa atas permasalahan
yang datang silih berganti menghampiri hidupku.
Tahun ini juga adalah tahun dimana
aku mengerti yang sebenarnya tentang persahabatan, percintaan dan segala
sesuatu yang berhubungan dengan hidup. Seperti kebencian, kebohongan, kesakitan,
sandiwara, perjuangan, pengorbanan, pengkhianatan bahkan kesetiaan.
Di tahun inilah aku benar-benar merasa menjadi aku yang lemah, terpuruk, sedih yang berketerusan. Dan ditahun ini juga aku merasa menjadi aku yang kuat, tegar, sabar dan paling bahagia. Kesan yang didapatkan setiap tahunnya memang berbeda. Tapi aku merasa ditahun inilah aku mendapatkan sesuatu yang belum pernah aku dapatakan ditahun-tahun sebelumnya.
Segala sesuatunya itu
seperti serba kebetulan. Dari A sampai ke Z, dari awal 2013 sampai akhir 2013
kemarin itu. Benar-benar skenario luar biasa yang Allah siapkan untukku.
Sepanjang perjalanan 2013 aku merasa kisah hidupku itu sudah seperti
kisah-kisah dalam sinetron. Atau memang sinetron itu diangkat dari kisah nyata
kehidupan seseorang ? entahlah mana yang benar.
Sebetulnya mungkin bukan
kebetulan, tapi memang inilah alur hidupku. Banyak hal ditahun ini yang
mendewasakanku, terutama tentang sahabat dan tentang cinta, banyak pelajaran
berharga yang aku dapat, yang belum tentu orang lain mendapatkannya.
Permasalahan yang datang bertubi-tubi membuatku belajar menjadi manusia yang
sedikit jenius. Menyelesaikan segala sesuatu yang rumit dengan cara yang
sederhana. Aku belajar banyak dari orang-orang disekelilingku, dari teman,
sahabat, keluarga, bahkan orang yang tidak aku kenal sekalipun. Dari yang sangat
buruk sampai dengan yang sangatbaik. Dan yang pasti aku harus bisa memfilter
itu semua. Cukup tau dengan yang buruk, dan diteladani untuk yang baik.
Ditahun ini juga kelelahan
yang maksimal melanda. Bagaimana tidak lelah, masalah rumit ini itu yang datang
silih berganti selalusaja menguras air mata berketerusan, melebihi quota yang
sudah ditentukan. Dan yang lebih melelahkan lagi masalah itu berasal dari orang
itu saja, jika bukan si A ya si B si A si B, terkadang C D E pun iya. Menyesakkan
hati, membekukan otak, membuat tulang-tulang ini merasa kaku. Dinding-dinding
hati seakan rapuh. Tapi tidak bisa dipungkiri. Tahun inilah, tahun yang penuh
hikmah. Aku menjadi tau mana teman, mana sahabat, mana yang jujur, mana yang
tulus, mana yang pura-pura dan semuanya. Banyak hal yang terjadi ditahun ini.
Yang tidak dapat aku sebutkan satu persatu.
Rasa ingin tau yang
besar sudah menemukan jawabannya ditahun ini, walaupun masih tersisa banyak misteri.
Tapi itulah yang aku tunggu. Aku menunggu di season selanjutnya. Mungkin akan
lebih menantang dari 2013 itu ? bisa jadi. Tapi aku berharap tidak lebih
cengeng dari tahun ini. Tahun ini memang tahun yang penuh air mata dan drama.
Tapi walau begitu, menurutku tidak ada hal apapun yang percuma dan sia-sia, karena
semua terletak pada bagaiman cara kita berfikir untuk bisa dan berakhir baik
dari sebuah usaha. Iya usaha yang aku lakukan di tahun ini.
Dan kesimpulannya
adalah, apapun yang aku jalani saat ini, aku harus kuat, aku harus sabar, tegar
dan yang paling penting ikhlas. Aku
yakin bukan aku saja yang merasakan segala apa yang aku rasakan saat ini,
mereka yang diluar sana juga pasti merasakannya, hanya saja aku tidak
mengetahuinya, dan juga cara aku dengan mereka
merasakan itu berbeda.
Yang harus aku lakukan sekarang adalah aku harus
tetap bersyukur dengan ketetapan Allah yang tidak dapat dirubah, bersyukur
dengan apa yang aku miliki, yang telah Allah berikan kepadaku. Karena apa yang
aku miliki sekarang belum tentu orang lain memilikinya. Karena dengan bersyukur,
kita menjadi merasa beruntung, dan dengan rasa syukur juga kita tidak pernah
merasa kurang.
Aku yakin, ini adalah
scenario terbaik, yang Allah beri untukku. Allah memberikan scenario ini
kepadaku, karena Allah tau, aku pemain terbaik dalam drama nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar