Selamat
pagi dunia, selamat pagi sahabatku...
Bagaimana
perasaanmu disabtu pagi yang cerah ini ? berbahagiakah ? atau justru sebaliknya
?
Semoga
kalian merasa seperti yang aku rasa disabtu pagi ini. Alhamdulilah aku masih
diberi kesempatan oleh Allah swt untuk merasakan kebahagiaan yang sangat luar
biasa dan tak terhingga ini. Kenapaa ? entahlah, penyebab pasti sungguh aku
tidak mengetahui, yang jelas perasaanku saat ini begitu damai dan indah.
Entah
karena dia, entah karena tawa & kegilaan sahabat yang semalam tadi
kusaksikan, entah karena teman-teman kantor yang kocak dan menyenangkan, atau
karena gelagak tawa ibu yang sempat kudengar lewat telepon semalam ? entah ,
entah dan entahlah. Yang jelas itu semua adalah cinta, cinta yang Allah berikan
kepadaku manusia paling beruntung didunia ini. Perkara tulus tidaknya cinta
itu, kuserahkan kembali pada sang maha tau. Karena dialah sang maha pemberi,
maha pemberi segalanya lewat orang-orang terhebat yang selama ini berada
disekelilingku. Lewat mereka, orang yang bertahan lama disampingku ataupun yang
hanya sementara.
Apapun
dan siapapun itu, yang membuat sedih atau senang, yang membawa suka atau duka,
yang memberi luka atau cinta, aku tidak perduli. Yang terpenting pada saat ini
aku bahagia, aku bersyukur. Karena lewat merekalah, orang-orang yang Allah
kirim, menjadikanku pribadi yang kuat, yang hebat, yang tangguh, yang sehat
lahir maupun batin, yang pandai, yang cantik, bisa berfikir luas dan cerdas dan
begitu banyak mendapat pelajaran hidup yang sangat-sangat berarti. Mungkin kebahagiaan
yang saat ini aku rasakan belum berakhir, masih ada kebahagiaan-kebahagiaan
yang akan datang lagi silih berganti. Satu detik kemudian, 1 menit kemudian, 1
jam, 1 minggu, 1 bulan bahkan tahun. Sampai aku lupa akan musuh kebahagiaan
itu, iya. Tahukah kalian itu apa ? jelas tau dan pasti taukaan ?
Hehe,
yaa begitulah aku. Menjadi manusia yang terlalu optimis dalam menyambut
kebahagiaan. Yaa begitulah aku, sang pemimpi keindahan yang Allah hadirkan. Yaa
begitulah aku. Jangan bilang lebay yaa ;) aku memang begitu.
Itu
mungkin memang hanya sebuah keyakinan, sugesti, mimpi, tapi kalian tau ? itu
akan menjadi kenyataan. Amin insyaallah, kebahagiaan yang terus menerus itu akan
selalu datang. Karena apa yang kita pikirkan itulah yang kan terjadi. Karena
aku memikirkan hal-hal yang membahagiakan, maka aku akan bahagia. Jika
dicelah-celah kebahagiaan itu datang sedikit cobaan, bersabarlah. Anggap saja,
itu hanya sebuah krikil-krikil. Ingat! Itu bukan sebuah penghalang.
Yaa
begitulah teman.
Janganlah
kita menjadi manusia yang selalu bersedih, jangan kita menjadi manusia yang
terus menerus mengeluh dan protes, jangan kita menjadi manusia yang
berketerusan berprasangka buruk kepada Allah dan membuat kita lupa akan
nikmatnya.
Marilah
kita bersyukur. Bersyukur. Sekecil apapun itu nikmatnya.
Karena
semakin kita bersyukur, semakin kita diberi lebih. Percayalah :’)
Sambut
kebahagiaan itu dengan cara kita masing-masing. Selama itu masih dijalan yang
baik dan diridho’i oleh sang maha pencipta yang menciptakan kita.
Keep
strong, keep fight, keep moving, keep calm, keep sile aaaaand stay happy :****
Don't
worry, Allah is with us.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar