Sabtu, 13 Desember 2014

Said, Thank God For The Happy.

Selamat pagi dunia, selamat pagi sahabatku...
Bagaimana perasaanmu disabtu pagi yang cerah ini ? berbahagiakah ? atau justru sebaliknya ?
Semoga kalian merasa seperti yang aku rasa disabtu pagi ini. Alhamdulilah aku masih diberi kesempatan oleh Allah swt untuk merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa dan tak terhingga ini. Kenapaa ? entahlah, penyebab pasti sungguh aku tidak mengetahui, yang jelas perasaanku saat ini begitu damai dan indah.

Entah karena dia, entah karena tawa & kegilaan sahabat yang semalam tadi kusaksikan, entah karena teman-teman kantor yang kocak dan menyenangkan, atau karena gelagak tawa ibu yang sempat kudengar lewat telepon semalam ? entah , entah dan entahlah. Yang jelas itu semua adalah cinta, cinta yang Allah berikan kepadaku manusia paling beruntung didunia ini. Perkara tulus tidaknya cinta itu, kuserahkan kembali pada sang maha tau. Karena dialah sang maha pemberi, maha pemberi segalanya lewat orang-orang terhebat yang selama ini berada disekelilingku. Lewat mereka, orang yang bertahan lama disampingku ataupun yang hanya sementara.

Apapun dan siapapun itu, yang membuat sedih atau senang, yang membawa suka atau duka, yang memberi luka atau cinta, aku tidak perduli. Yang terpenting pada saat ini aku bahagia, aku bersyukur. Karena lewat merekalah, orang-orang yang Allah kirim, menjadikanku pribadi yang kuat, yang hebat, yang tangguh, yang sehat lahir maupun batin, yang pandai, yang cantik, bisa berfikir luas dan cerdas dan begitu banyak mendapat pelajaran hidup yang sangat-sangat berarti. Mungkin kebahagiaan yang saat ini aku rasakan belum berakhir, masih ada kebahagiaan-kebahagiaan yang akan datang lagi silih berganti. Satu detik kemudian, 1 menit kemudian, 1 jam, 1 minggu, 1 bulan bahkan tahun. Sampai aku lupa akan musuh kebahagiaan itu, iya. Tahukah kalian itu apa ? jelas tau dan pasti taukaan ?

Hehe, yaa begitulah aku. Menjadi manusia yang terlalu optimis dalam menyambut kebahagiaan. Yaa begitulah aku, sang pemimpi keindahan yang Allah hadirkan. Yaa begitulah aku. Jangan bilang lebay yaa ;) aku memang begitu.

Itu mungkin memang hanya sebuah keyakinan, sugesti, mimpi, tapi kalian tau ? itu akan menjadi kenyataan. Amin insyaallah, kebahagiaan yang terus menerus itu akan selalu datang. Karena apa yang kita pikirkan itulah yang kan terjadi. Karena aku memikirkan hal-hal yang membahagiakan, maka aku akan bahagia. Jika dicelah-celah kebahagiaan itu datang sedikit cobaan, bersabarlah. Anggap saja, itu hanya sebuah krikil-krikil. Ingat! Itu bukan sebuah penghalang.

Yaa begitulah teman.
Janganlah kita menjadi manusia yang selalu bersedih, jangan kita menjadi manusia yang terus menerus mengeluh dan protes, jangan kita menjadi manusia yang berketerusan berprasangka buruk kepada Allah dan membuat kita lupa akan nikmatnya.

Marilah kita bersyukur. Bersyukur. Sekecil apapun itu nikmatnya.
Karena semakin kita bersyukur, semakin kita diberi lebih. Percayalah :’)

Sambut kebahagiaan itu dengan cara kita masing-masing. Selama itu masih dijalan yang baik dan diridho’i oleh sang maha pencipta yang menciptakan kita.
Keep strong, keep fight, keep moving, keep calm, keep sile aaaaand stay happy :****

Don't worry, Allah is with us.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar