Sabtu, 02 November 2013

Aku ini Siapamu ? "Oh iya aku lupa, aku bukan siapa-siapa..


Beberapa waktu lalu baru saja kau menemuiku.
Meminta maaf dengan semua yang terjadi antara aku, kamu dan dia, sahabatku juga sahabatmu.

Kau memintaku untuk mengatakan semua, semua yang aku rasa dan apa yang membuatku seperti ini.
Ketika tiba-tiba kau mendekat, duduk disampingku. Aku hanya bisa menangis, tak bisa berucap banyak, air mata yang mewakili tiada henti. *nyesek

Pertanyaan-pertanyaan yang kau lontarkan, hanya ku jawab seperlunya saja. Dan sedikit basa-basi juga rayuanmu berhasil membuatku tersenyum kecil.

Apakah kau tahu bagaimana perasaanku saat itu ?
Sungguh, aku pun tidak mengerti dengan kemauan hatiku dan perasaanku sendiri, apalagi kamu ? aku yakin kamu lebih tidak tahu lagi. Dan tidak mau tahu.
Tak bisa ku gambarkan keadaan hati ini seperti apa pada saat itu.

Tapi aku pikir kamu sudah mengerti itu semua, setelah apa yang kita bicarakan tadi, dan aku pikir luka akan segera sembuh walaupun sudah terlalu dalam kau buat.

Tapi ternyata apa ?
Ini kenyataannya ? pahit !! rasa pare, rasa obat. Ooh !! itu masih mending ternyata.
Aku mungkin yang salah yaa ?
Apa aku yang terlalu drama queen ?
Sepertinya tidak ! ini bukan drama.
Tapi ini real !
Ini perasaanku yang sebenarnya, perasaan yang tidak bisa dibohongi.
Atau mungkin kau yang bodoh ? atau terlampau pintar ?
Kamu bisa memahami yang lain, bisa peka dengan yang lain, tapi kenapa tidak denganku ???

Kenapa tiba-tiba aku menulis ini ?
Mungkin awalnya karena sebuah harapan, menjadi sayang, dan terlalu sayang, sehingga kecemburuan terlalu besar ketika kau dekat dengan perempuan lain, dan kebetulan perempuan itu juga memiliki perasaan yang lain pula.

Lucu memang, hanya karena membaca mention mu ditwitter dengan dia yang menyukaimu, shock, rasa khawatir, rasa takut, cemburu tiba-tiba menghampiri. Dan sudah pasti disertai rasa sedih.

Maaf sayang, bukan bermaksud berfikir yang tidak baik tentangmu. Tapi aku ingin bertanya, apa yang akan kamu lakukan pada dia yang menyukaimu ?
Apa kau akan melakukan hal yang sama seperti apa yang kau lakukan kepadaku ?
Mempermainkan perasaanku, bahkan kau anggap cintaku ini hanya sebuah permainan ?
Atau mungkin dia lebih beruntung dari aku ???
Hanya Tuhan dan kau yang tahu..

Aku sedih, aku bingung, aku sakit dan aku juga ingin marah.
Tapi aku siapa ?
Aku tidak punya hak untuk melakukan itu.
Aku bukan siapa-siapamu, dan aku juga bukan apa-apamu.
Aku hanya seorang perempuan yang pernah dekat denganmu dan hanya kau anggap sebagai teman. Iya teman ! tidak lebih dari itu.

Apa itu bisa menjadi alasan yang kuat untuk aku marah padamu, dan melampiaskan semua padamu ? tentu tidak !
Bagaimanapun juga aku harus tetap berupaya tahu diri. Walaupun kenyataannya seperti ini, pahit dan sangat miris.
Semua seolah-olah memang terlihat baik-baik saja. Tapi tidak dengan hati ini, hati yang sudah terlanjur kau miliki, tapi juga perlahan-laahn kau hancurkan.

Mungkin selama ini bibirku terlihat diam, tapi hati ini ? hati ini bergejolak, hati ini ingin berbicara banyak.
Kamus bahasa indonesia sampai kamus bahasa inggris saja tidak bisa mengartikan apa yang dibicarakan hati ini. Tapi tidak dengan kamu kan ?!?
Apakah aku salah jika aku berharap sedikit saja untuk kamu memahami perasaanku ? wahai Master PHP ??? iya benar. Itu memang julukan yang tepat untukkmu.

Kau tahu apa yang sekarang aku rasakan ? kecewa, sedih, benci, marah menjadi satu.
Tapi bagaimana denganmu ???
Selamat kamu bahagia disana :’)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar