Senin, 30 September 2013

Allah Aku Titip Dia Yaa (⌣́_⌣̀)

Allah masih ingetkan ? Saat kemarin aku bercerita tentang dia, dia yang aku sayang, yang aku jaga, yang aku perjuangkan, dan yang sampai sekarang masih aku harapkan.

Allah tahu persis kan bagaimana perasaanku terhadap dia, saat aku sedih, saat aku kangen dia, bahkan saat teringat hal-hal yang membuat aku bahagia bersama dia, Allah mengetahui semuanya. Dan apa yang terjadi pada saat itu ??? Aku hanya bisa menangis.
Aku tahu ya allah, allah telah menyiapkan kado terindah untuk diberikan kepadaku suatu saat nanti. Yaitu seseorang yang mungkin baik dan benar-benar menyayangiku. Aku tidak tahu seseorang itu siapa. Tapi jika boleh yaallah, aku mohon, aku mohon kepadamu untuk jadikan dia sebagai kado terindah itu.

Aku menyayanginya, aku merindukannya, dialah nama yang selalu aku sebut dalam isi do’aku, aku pasrahkan hatiku padamu yallah.
Alah gak mau kan aku sedih ? Allah gak mau kan melihat aku menangis ?
Aku minta tolong sama Allah, jaga dia yaa.. Jangan biarkan dia sakit, dia sedih, dia terluka dan dilukai oleh siapapun..
Kenapa aku menitipkan dia padamu, Karena apa ? karena hanya Allah yang dapat ku percaya, Allah lah teman terbaikku, dan juga Allah yang selalu setia mendengarkan ceritaku tentang dia.

Bukan hanya itu, kenapa aku mentipkan nya padamu, karena aku yakin engkau lebih menyayangi nya dibanding aku, pengawasan mu lebih awas dibanding aku,  karena aku tidak bisa menjaga dia dari dekat, tidak bisa menemani dia saat dia sendiri, tidak bisa memeluknya saat dia menangis, tidak bisa meminjamkan bahuku disaat dia terpuruk..
Karena aku bukan siapa-siapa, dan aku bukan apa-apa dimata dia…

Titip dia yaa ... (˘з˘)